Saturday, September 29, 2012

Dasar-dasar Bermain gitar (part 1)

Bag 1. Jenis-jenis gitar
Untuk bisa mahir sebuah gitar, kita harus mengenali terlebih dahulu jenis gitar yang akan kita beli. Secara kasar, gitar terbagi menjadi dua yaitu gitar  klasik, akustik, Akustik listrik & gitar elektrik.


Gitar Klasik

Gitar klasik adalah gitar dengan body (hampir) selalu berbentuk bulat dan menyerupai angka-8, body memiliki rongga udara, neck (leher) gitar cenderung besar & lebar, senar terbuat dari nylon, jumlah fret (kolom gitar) yang accessible oleh jari tangan berjumlah 12 fret.
Gitar klasik biasanya dimainkan untuk permainan melody musik klasik, kadang dipakai untuk rhytm juga (genjrang genjreng) tapi tentu karakter suara genjrengan nya lebih ‘tebal’ dibandingkan gitar akustik. Bermain melody di gitar klasik secara benar harus mutlak bisa baca not balok, dan memetiknya menggunakan seluruh jari tangan kanan (jempol untuk memetik senar bass ke-5 & ke-6, telunjuk untuk memetik senar ke-4, jari tengah untuk memetik senar ke-3, jari manis untuk memetik senar ke-2, jari kelingking untuk metik senar ke-1).

NOTE: senar ke-1 adalah senar yang paling “bawah”, sedangkan senar ke-6 adalah senar yang paling “atas”

Berikut adalah komponen2 pada Gitar akustik:
  1. "Headstock" (kepala) (1)
  2. "Nut" (2)
  3. Alat Pemutar (3)
  4. Frets (4)
  5. "Neck" (Leher) (7)
  6. Heel (Penghubung) (8)
  7. Badan Gitar (9)
  8. "Bridge" (12)
  9. Bagian Belakang (14)
  10. "Soundboard" (Bagian Penghasil Suara / kotak resonansi) (15)
  11. Bagian Sisi (Samping) (16)
  12. Lubang suara (17)
  13. Senar (18)
  14. "Saddle" (19)
  15. "Fretboard" (Fingerboard) (20)



Gitar Akustik

Gitar Akustik & Gitar klasik sama-sama punya rongga udara. Tapi ciri utama yang membedakan keduanya adalah pada gitar akustik, neck (leher) lebih ramping dan kecil, senar terbuat dari string (tidak terbuat dari nylon), jumlah fret (kolom gitar) yang accessible oleh jari tangan lebih banyak yaitu berjumlah hingga 15 fret. Gitar akustik adalah gitar kelas pemula-lanjutan yang biasa dimainkan untuk kebanyakan lagu-lagu pop modern, baik melody maupun rhythm.

Cara memetik gitar akustik biasanya hanya menggunakan 4 jari tangan kanan (jempol untuk metik senar bass ke-4, ke-5 & ke-6, jari telunjuk metik senar ke-3, jari tengah untuk metik senar ke-2, dan jari manis untuk metik senar terbawah yaitu senar ke-1 – jari kelingking tidak digunakan). Atau jika ingin bermain melody (yang membunyikan satu not per not), bisa juga menggunakan alat bernama pick gitar.

Gitar Akustik-Listrik
Sebenarnya gitar akustik-listrik tidak jauh berbeda dengan gitar akustik biasa, namun perbedaannya terletak pada komponen equalizer (biasanya terletak di bodi)
Komponen ini biasanya memiliki beberapa fungsi antara lain untuk menyetem gitar tersebut, lalu mengatur harmonisasi suara senar bawah, senar bass, kelipatan suara, frekuensinya, dsb. Sehingga dapat menghasilkan nada yang kita inginkan saat dimainkan saat menggunakan sound sistem.

Lalu perbedaan lain antara gitar akustik biasa dengan gitar akustik listrik juga dikarenakan gitar listrik dapat dimasukan kedalam sound sistem (Amplifier) sehingga suara gitar dapat terdengar lebih nyaring (namun tetap bisa dimainkan tanpa amplifier).

Gitar elektrik

Gitar elektrik adalah gitar yang biasa digunakan untuk pemain-pemain gitar kelas atas atau expert. Bagian body terbuat dari kayu solid & tidak memiliki rongga udara, senar terbuat dari string, jumlah fret (kolom gitar) yang accessible oleh jari tangan berjumlah hingga 24 fret, memiliki pick-up untuk mengubah energi suara senar menjadi energi listrik.

Gitar elektrik banyak dimainkan di lagu-lagu genre rock, blues, metal, jazz, dan sebagainya. Cara memetik gitar elektrik sama seperti gitar akustik, baik yang menggunakan jari ataupun menggunakan pick.
Untuk bermain gitar elektrik tidak perlu bisa baca not balok, hanya cukup membaca tabulasi (tab) saja.
Tapi tetap wajib hukumnya seorang gitaris elektrik untuk tau simbol tempo pada not balok.

Berikut bagian-bagian pada gitar elektrik :
  1. Tuning Machines: berfungsi sebagai alat untuk menyetem/menyetel/menstem (tuning) senar gitar sehingga menghasilkan nada sesuai dengan keinginan kita.
  2. Headstock: bagian yang berfungsi menahan senar dan tuning machines.
  3. Nut: berfungsi untuk mengatur penempatan senar agar tetap konsisten pada tempatnya.
  4. Neck:berfungsi untuk meletakkan fretboard, tuners(tuning machines) dan headstock.
  5. Fingerboard(Fingerboard): kayu dengan pematang(fret) logam melintang untuk membagi wilayah nada.
  6. Fret: logam melintang terletak di sepanjang Fingerboard untuk membagi wilayah nada.
  7. Strap pin: untuk menahan selempang(strap) gitar.
  8. Body: bodi/badan gitar.
  9. Pickups: pendeteksi getaran senar dan mengubahnya dari energi mekanis menjadi energi listrik yang dikonversi oleh amplifier menjadi nada.
  10. Bridge: Pengikat/penahan senar ke badan gitar.
  11. End pin: untuk menahan selempang(strap) gitar.
  12. Bar/vibrato/tremolo/whammy bar:pengatur modulasi getaran senar, ini ada dua jenis: a.bent down tremolo: tremolo yang hanya bisa menurunkan nada, b. updown tremolo: tremolo yang bisa menaik/turunkan nada.
  13. Pickup selector switch: switch pengatur pickups untuk memilih pickup mana yang akan diaktifkan untuk menghasilkan variasi suara yang diinginkan.
  14. Volume control: pengatur volume.
  15. Tone control: pengatur kekuatan bass dan treble sound gitar.
  16. Output jack:penyambung gitar ke amplifier atau peralatan elektronik lainnya.
  17. Strings(senar): senar terbuat dari nylon, steel(baja), nikel dst, untuk menghasilkan nada.
Sumber :


No comments:

Post a Comment