Friday, June 29, 2012

Partners

Partner adalah sebutan khusus yang gue ciptakan sendiri untuk menyebut temen2 yang biasa melakukan aktivitas bareng sama gue, dari kelas 7 sampai kelas 8 ini gue sendiri udah punya 3 orang Partner.
Kenapa mesti Partner? Entah ya? Mungkin karena
gue terlalu sering maenan L.A Noire kali yee, hehehe, gak tau? Ituloh, game detekdif2an yang mengambil setting di era 60-an. Ok, back to the main thopic. Berikut ini adalah list2 orang2 yang pernah jadi partner gue.

Satria Wija"Yanda"ru



Affilasi : 79 (sekelas), 83 (lain kelas).

"Panggil Satria boleh...., panggil Yanda juga boleh...., Wijaya juga...., yaa gimana enaknya anda, hahaha"
-Yanda

Dia adalah partner dengan pembawaan yang bisa dibilang paling santai. Ia punya kelebihan dibidang teknologi, ilmu TIKnya maju pesat, enggak heran kalo dia dan Isal terpilih jadi administrator untuk web doea (URL: smpn2cib.sch.id). Selain itu, ia sangat hobi sekali dengan fotografi, maka itu, sebagai administrator, ia berperan dominan di bagian fotografer sementara Isal lebih sering mengurus laporannya. Mungkin agak heran juga? Bagaimana seorang musisi (baca: gue) dan seorang Maniak IT bisa bersatu, ya, kecocokan kita tidak memandang perbedaan hobi dan bakat, persahabatan kita mengalir begitu saja layaknya air (tsah).
 Gue mulai deket sama dia (baca: bersahabat) sewaktu gue didudukan semeja sama dia. Langsung deh, kita ngobrol dan ngobrol, kita saling tertarik dengan kemampuan masing2 karakter, ya itu benar, sesekali Yanda mengajarkan dan memberitahu gue tentang suatu istilah2 dunia IT yang kadang menyulitkan untuk orang awam, sedangkan terkadang, gue juga membantu dia mencarikan akord gitar untuk sebuah lagu yang dia suka, ya, ia juga seorang pianis, namun ia lebih menyibukkan dirinya untuk teknologi (anjrot! kalah gue).
Kerja sama yang sering terjadi antara gue dan Yanda ialah saat gue mulai melakukan atraksi2 apa saja, maka ia secara spontan langsung keluarin HP dan ngerekam segala kelakuan gue. So bisa dibilang, gue artisnya dan Yanda jadi kameramennya, hahaha.
Sewaktu masih di 79, gue sering melakukan aktivitas bareng dengan dia, yahh...., hanya hal sepele seperti jajan bareng ke kantin, solat bareng, pulang bareng, tidur bareng (weizz, ya ENGGAKLAH!), sampe2 orang2 disekitar mencirikan, di situ ada Guruh, pasti ada Yanda, atau yang lebih parah, mereka menyebut kita dengan 'Soulmate', WTF?! kesannya kan kayak gay gitu ya, padahal mah kita berdua ini masih normal2 aja, hehehe.
Yanda sendiri udah kayak sodara bagi gue, baiknya dia, orangnya seru, kreatif, komunikatif dan ia terbuka. Jeleknya...., k
Sekarang frekuensi kita barengan jadi berkurang semenjak gue dan dia pisah kelas, ya, 83 dan 87 itu jauh men, tapi tetep aja, once a bestfriend will be a bestfriend.

M.Fa"Izal" Haq

Affilasi : 83

"Ruh... Ruh...., Mimpi apaa ya gue bisa dapet temen macem elo? hahaha" -Faizal

Pria ceking yang akrab disapa dengan "kakek" ini berpartner dengan gue sejak gue naek ke bangku kelas 2, ya, ia seorang Isal, manusia dengan alter ego yang mudah panik dan keras kepala (hehehe, piss._.v).
Mulai berpartner dengan gue semenjak duduk di kelas 83, merupakan seorang maniak game2 RPG & FPS kelas berat seperti: "Skyrim, L.A Noire, Call of duty, GTA IV, dan masih banyak lagi" namun kini sedang berambisi menamatkan Resident Evil : Operation Racoon City.
Sama seperti Yanda, ia juga adalah seorang Maniak IT (meskipun lebih spesifikatif untuk gamenya), gue dan dia mempunyai beberapa kesamaan yang membuat kita dekat, salah satunya ya itu, kami sama2 maniak game, pikiran kami melesat jauh, dan dy juga sering ngasih refrensi musik yang bagus buat gue. Terima kasih juga sama dy, dialah yang berjasa mengenalkan gue kepada Mocca yang sekarang gue idolain gara dy gg secara-gak-sengaja bilang kalo lagu bikinan gue itu mirip bgt sama secret admirernya Mocca.
Kadang dy juga bisa jadi orang yang enak kalo diajak ngobrol soal cewe, tapi kadang yang ngeselinnya tuh kalo orang punya rahasia, dy maksa bgt kepengen tau *kepo bgt!! wkwkwk. Selain itu juga kadang kalo ngomong suka nyakitin tanpa sadar walaupun gue tau maksud dy baik.
Belakangan ini mendadak jadi atlet renang dan sering juga dy ngobrolin jobnya itu bareng gue, awalnya gue sih kgk nyangka ye ngeliat badannya yg ceking gitu tapi ternyata emang bener, udah beberapa kali ikut lomba, mulai dari lomba 100 m, lomba gaya bebas, gaya dada, gaya punggung, gaya kura2 ninja, dsb.
Well, naek2kan kelas 3 ini gue mungkin akan berpisah sama dy, tapi gapapah, elo gak akan gue lepas dari otak gue sal, wakakakakakak.

"Amir"uddin Hts


Affilasi : 79 (sekelas), 83 (sekelas)
"Benerkan? Awalnya mereka benci ama gue, terus lama2 mereka jadi muja2 gue" -Amir

Amir, temen gue yang paling misterius yang pernah gue kenal, dari partner2 gue selama ini, gue melihat sesuatu yang berbeda pada Amir, entahlah...., gue juga gak bisa ngejelasinnya.
Dia ini cowo yang nyaris perfect, dia jago di "hampir" semua bidang, olahraga, fisika, matematika, biologi, IPS, Musik (dia juga rekan gue di paduan suara). Dy ini orangnya susah ditebak, kadang bikin bingung, mata keranjang juga, seneng banget ganti2 gebetan cewek, tapi cuma ngegebet aja, gak sampe dipacarin, alesannya dy buat motivasi belajar.
Cuman sayangnya, Amir ini masih polos dan agak norak, wkwkwk, noraknya dy gmn yaa tanya aja sendiri ama orangnya, gue enggak sanggup nyebutinnya disini, wekawekaweka :v (piss cuy._.v).
Awalnya kita akrab itu gara2 awalnya kita sama2 ikut paduan suara, nah, karena kita sama2 tengsin (awalnya) karena temen2 kita rata2 kelas 3 semua (sekarang dah pada SMA, kita kelas 3nya (baca: Penguasa)) yaa jadinya otomatis gue sama dy jadi sering ngobrol deh, dan gue enggak nyangka kalo ternyata kita itu nyambung, nah dari situ gokil2an gue sama dy dimulai....
Amir ini orangnya perfectionis sodara2, saking perfectionisnya, dy gg puas dapet nilai 95 atau lebih tinggi dari itu kalo ulangan, maunya cepe, titik. Dy juga ambisius pengen jadi nomer satu, emang dasarnya dy anak pinter, saingan2nya juga mengerikan, ada Luthfi, Nurul, Yohanna, Shofi, Mareta...., nama2 itu..., kalo dibandingin ama gue, gue bagaikan lumpur ditengah2 permata, hiii~
Tapi pada dasarnya Amir itu masih polos banget, gue sadarin itu mulai dari sikapnya, pola bicaranya walaupun kadang suka di buat2 dewasa, terus sampe pengakuannya kalo dy belom pernah bener2 pacaran.
Yah, akhir kata2 mungkin aja dikelas 3 nanti kita tetep bareng mungkin juga pisah, tapi yang namanya temen mah gak bakal gampang ngilang gitu aja.

(Eniwey, postingan ini sebenernya gue buat pada awal2 hari gue UKK dan baru gue rampungin hari ini, well...., karena waktu2 itu gue sibuk banget, ini menjadi postingan terlama gue saat ini..., well, thx for reading it my readers yang kece2.)

Bagi elu2 yang pengen kenalan sama kita, lu bisa hubungin kita disini:
Gue (Guruh (The Autor)) :

Yanda :

Isal :

Amir:

No comments:

Post a Comment